Rabu, 01 Mei 2019

Sejumlah Fakta Tentang Bazaar Ramadhan di Cianjur Kota (Bagian Pertama)



Sekjen BRAVO KOMANDO : Kami Berkreasi Bukan Untuk Kepentingan Pribadi 
CIANJUR-ILLUSINEWS. Bazaar Ramadhan yang saban tahun dilaksanakan di kawasan Cianjur Kota sudah ada sejak puluhan tahun silam. Sehingga keberadaannya tidak bisa dilepaskan dari memori kolektif masyarakat di  kota tatar santri ini.  Tak urung jika ada pihak-pihak yang berkeberatan terhadap momen kegiatan itu bisa diibaratkan tidak memahami akar sejarahnya. 
Dalam perjalanannya kegiatan Bazaar itu sendiri sudah bisa diterima khalayak luas tidak hanya oleh masyarakat Cianjur semata melainkan untuk warga luar daerah yang sedang berkunjung atau sedang melintas wilayah Cianjur. Rata-rata pengunjung merasakan manfaatnya karena harga barang dagangan sangat terjangkau untuk masyarakat kelas menengah ke bawah.
"Saya malah menyayangkan kalau Bazaar Ramadhan itu ditiadakan karena terasa sekali manfaatnya. Selain barang yang jual beragam terutama jenis pakaian juga harganya terjangkau untuk buruh kayak saya ini," ujar Fauzi (36) warga Kecamatan Warungkondang ditemui saat belanja di pusat kota.
Tak ayal opini yang berkembang selama ini dihembuskan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab untuk membangun persepsi jika Bazaar tidak bermanfaat. Kondisi tersebut seakan menegaskan bahwa mereka yang tak setuju tidak memahami apa yang berkembang dalam dinamika masyarakat saat ini yang menginginkan kebutuhan ramadhan bisa terjangkau harganya.
Dalam bazaar itu sendiri tidak menjual sembako melainkan beragam jenis pakaian baik kemeja, celana, sarung, peci, sandal dan banyak lainnya maupun pakaian anak. Kebutuhan akan hal itu sangat dinantikan masyarakat kelas menengah ke bawah yang menginginkan barang baru tapi harga murah.
"Barang yang kita jual sangat terjangkau oleh masyarakat bawah dan tak kalah pentingnya adalah ajang kegiatan ini bukan semata-mata komersialisasi. Tapi lebih kepada semangat membangun silaturahmi dengan segenap komponen masyarakat agar terjalin suasana yang menyejukkan," ujar Sekjen Bravo Komando, Edi Mulyono kepada ILLUSI NEWS.
Dengan tegas Edi membantah tuduhan pihak tertentu bahwa Bazaar Ramadhan ini dimaksudkan sebagai ajang politis. Menurutnya momen Bazaar ini dilakukan oleh beragam Organisasi Kemasyarakatan yang ada di Cianjur sekaligus sebagai wahana pemersatu dan memberikan peluang kepada pengusaha kecil untuk memajukan usaha.
"Jangan sampai dipolitisasi jika kegiatan Bazaar ini untuk mematikan para pedagang lain, sama sekali tidak ada pemikiran ke arah sana. Kita malah memberikan peluang usaha kepada pengusaha kecil untuk memajukan bisnisnya disini. Tidak kalah pentingnya kita ingin agar kegiatan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan komponen masyarakat yang ada di Cianjur ini," bebernya.
Terpisah Camat Cianjur, Yudi Suhartono menyebutkan jika pihaknya merekomendasikan kegiatan bazaar ramadhan tersebut karena sudah disepakati bersama dalam rapat resmi seluruh instansi terkait di ruangan Sekda Cianjur pada 12 April 2019. Lokasi yang disetujui berada di kawasan Wisma Karya bahkan hal tersebut juga sudah melalui pembahasan secara terbuka dengan seluruh peserta rapat. 
"Jadi begitu ada tanda tangan dukungan masyarakat dan sejumlah ormas serta direkomendasikan oleh Lurah Solokpandan maka selanjutnya saya meneruskan rekomendasi kepada Kepala Badan Kesbangpol Cianjur. Tadinya saya juga memberikan arahan agar beraudiensi dengan PLT Bupati Cianjur, rupanya para penyelenggara ini juga sudah melakukannya sehingga sayapun membubuhkan tanda tangan untuk merekomendasikan acara tersebut. Kalau sudah ada sinyal dari pimpinan (PLT Bupati, red) tentu sayapun tidak bisa menolaknya," urainya ditemui beberapa waktu lalu. (RKR)











Share:

0 komentar:

Posting Komentar

MEGANTARA ADV

IllusiNews chat room